Alkisah, seorang pedagang
kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena
gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik,
sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area
kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada
si penebang pohon. Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang
pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan
memberikan pujian dengan tulus, “Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat
kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang
SALAH PERSEPSI
Mustaqim
16.43
No comments
Dikisahkan, di sebuah dusun
tinggallah keluarga petani yang memiliki seorang anak masih bayi. Keluarga itu
memelihara seekor anjing yang dipelihara sejak masih kecil. Anjing itu pandai,
setia, dan rajin membantu si petani. Dia bisa menjaga rumah bila majikannya
pergi, mengusir burung-burung di sawah dan menangkap tikus yang berkeliaran di
sekitar rumah mereka. Si petani dan istrinya sangat menyayangi anjing tersebut.
Suatu hari, si petani harus menjual hasil panennya ke kota. Karena beban berat
yang harus di bawanya, dia meminta istrinya ikut serta untuk membantu, agar
secepatnya menyelesaikan penjualan dan sesegera mungkin pulang ke rumah. Si
bayi di tinggal tertidur lelap di ayunan dan dipercayakan di bawah penjagaan
anjing mereka. Menjelang malam setiba di dekat rumah, si anjing berlari
menyongsong kedatangan majikannya dengan menyalak keras berulang-
ulang, melompat-lompat dan
berputar-putar, tidak seperti biasanya. Suami istri itu pun heran dan merasa
tidak tenang menyaksikan ulah si anjing yang tidak biasa. Dan Betapa kagetnya
mereka, setelah berhasil menenangkan anjingnya…astaga, ternyata moncong si anjing
berlumuran darah segar.
SUKSES
Mustaqim
16.42
No comments
Di sebuah sekolah, seorang
guru mendapat pertanyaan dari salah seorang muridnya yang paling kritis. “Guru,
apakah kami semua nanti bisa sukses?” Sang guru tersenyum mendengar pertanyaan
itu. Tak lama, ia mengeluarkan uang senilai seratus ribu dari kantongnya.
“Hayoo, siapa yang mau uang ini?” Semua anak berebutan mengacungkan tangannya.
Uang senilai itu bagi mereka sangat besar. Tiba-tiba, sang guru melipat-lipat
dan meremas uang itu hingga kucel dan tidak karuan bentuknya. Ia pun berujar
lagi, ”Hayoo, siapa yang mau uang ini?” Walaupun merasa
heran dengan kelakuan
gurunya, murid-murid tidak peduli, mereka kembali mengacungkan jarinya, sambil
berteriak ”Saya..saya..saya..” Semua serempak mengajukan diri untuk mendapatkan
uang itu. Melihat antusiasme muridnya, sang guru kemudian menjatuhkan uang
KEHIDUPAN
Mustaqim
16.40
No comments
Seorang eksekutif muda sedang
beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya,
saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga
menghampirinya. ”Om beli bunga Om.” ”Tidak Dik, saya tidak butuh,” ujar
eksekutif muda itu tetap sibuk
dengan laptopnya. ”Satu saja
Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om,” rayu si gadis kecil.
Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si pemuda
berkata, ”Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya kalo Om
butuh Om akan beli bunga dari kamu.” Mendengar ucapan si pemuda,
PEMATUNG
Mustaqim
16.38
No comments
LOYALITAS
Mustaqim
16.36
No comments
Seorang
pemuda karyawan sebuah kantor sering mengeluhkan tentang karirnya. Ia merasakan
bahwa setiap kali bekerja, tidak mendapatkan kepuasan. Karirnya sulit naik,
Gaji yang didapat pun tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Karena itu ia
pun sering berpindah-pindah tempat kerja. Ia berharap, dengan cara itu ia bisa
memperoleh pekerjaan yang memberikannnya kepuasan, dari segi karir, maupun
gaji. Setelah sekian lama ia berganti pekerjaan, bukannya kepuasan yang ia
dapat, namun justru sering muncul penyesalan. Setiap kali pindah pekerjaan, ia
merasa menjumpai banyak kendala. Dan, begitu seterusnya. Suatu ketika, pemuda
itu berjumpa dengan kawan lamanya. Kawan lama itu sudah menduduki posisi
direktur muda di sebuah perusahaan. Pemuda itu pun lantas bertanya,
ANAK PEMALAS
Mustaqim
16.33
No comments
Footer Text
Contact
Sponsors
Pages
Footer Text
Diberdayakan oleh Blogger.
Pages - Menu
Translate Bahasa
Arsip Blog
About Me
Blog Archive
POPULAR POSTS
-
Memuat...
-
Sepasang manula sedang dalam perjalanan nostalgia mengenang masa lalu mereka dengan mengunjungi tempat pertama kali mereka bertemu...
-
Pada masa Bani Israil ada seorang pemuda yang ketampanannya tidak tertandingkan. Dia bekerja sebagai penjual keranjang dari pelepah kurma. ...
-
Nyonya Besar curiga sama si Inem pembantunya ada main sama si Tuan Besar. Karena setiap kali Tuan Besar bilang mau pergi bisnis ke...
-
"Dua narapidana melihat ke luar jendela penjara. Satu melihat indahnya bintang-bintang. Satunya lagi melihat lumpur menjijikkan....
-
Setelah Nabi Musa as wafat, Nabi Yusya' bin Nun as membawa Bani Israil ke luar dari padang pasir. Mereka berjalan hingga menyeberangi s...
-
Meninggalkan Zina Karena Takut Kepada Allah Maka Allah pun Memberinya Mu'jizat Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu ia berkat...









